INTERAKSI PENGETAHUAN DAN MOTIVASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA  DALAM MENINGKATKAN KEPATUHAN PEKERJA KONSTRUKSI: STUDI KASUS PADA PROYEK PEMBANGUNAN GARDU INDUK

Authors

  • Ahmad Zainal Arifin Al Bayyumi Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya Author
  • Lukman Handoko Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya Author
  • Imam Mahfudzi Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya Author

DOI:

https://doi.org/10.00000/n67vzd89

Keywords:

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), , Kepatuhan, Pengetahuan K3, Motivasi K3, Pekerja Konstruksi, Proyek Berisiko Tinggi

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek kritis dalam proyek konstruksi berisiko tinggi, seperti pembangunan Gardu Induk, di mana kepatuhan pekerja terhadap prosedur menjadi penentu utama pencegahan kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan K3 dan motivasi K3 terhadap peningkatan kepatuhan pekerja konstruksi, dengan mengacu pada observasi lapangan dan standar Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner terstruktur, observasi langsung, dan wawancara singkat terhadap pekerja yang terlibat dalam aktivitas fisik proyek. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, analisis korelasi, dan regresi linier sederhana untuk mengidentifikasi hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan K3 berperan signifikan dalam meningkatkan pemahaman pekerja terhadap risiko dan prosedur keselamatan. Sementara itu, motivasi K3 mendorong konsistensi perilaku aman melalui dorongan psikologis dan rasa tanggung jawab. Interaksi antara kedua faktor tersebut memberikan kontribusi yang signifikan terhadap tingkat kepatuhan K3, yang pada akhirnya berdampak pada pengurangan angka kecelakaan kerja dan peningkatan produktivitas. Simpulan penelitian menegaskan bahwa kombinasi aspek kognitif dan motivasional perlu diperkuat dalam strategi pembinaan K3. Untuk itu, disarankan perlunya program pelatihan yang kontekstual dan berkelanjutan, serta pendekatan manajerial yang mendukung motivasi intrinsik pekerja, agar budaya keselamatan dapat terinternalisasi dan terbangun secara menyeluruh.

References

Ajzen, I. (1991). The Theory of Planned Behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.

Aslam, I. N. (2024). Analisis Pengetahuan Dan Penerapan K3 Pada Pekerja Di Proyek Konstruksi (Studi Kasus Proyek Pembangunan Rusun Kejati Bengkulu). Jurnal Momen Teknik Sipil, 7(2), 80. https://doi.org/10.35194/jmts.v7i2.4344

Fassa, F., & Rostiyanti, S. (2020). Pengaruh Pelatihan K3 Terhadap Perilaku Tenaga Kerja Konstruksi Dalam Bekerja Secara Aman Di Proyek. Architecture Innovation, 4(1), 1–14. https://doi.org/10.36766/aij.v4i1.96

Hasibuan, M. S. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta. Bumi Aksara.

Nafista, C., Lestari, I. B., Rachmayanti, R. D., & Wahyudino, Y. D. A. (2022). Kepatuhan Penerapan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Pekerja Konstruksi. Media Gizi Kesmas, 11(02), 1–7. https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://e-journal.unair.ac.id/MGK/article/download/37144/22956&ved=2ahUKEwjO3afx45D_AhVD7zgGHZ2NDkQQFnoECA8QAQ&usg=AOvVaw08SJCqSqzOQjOFgsS6CGwG

Ningsih, R. O. P. (2020). Analisis Implementasi K3 dalam Menurunkan Tingkat Kecelakaan Kerja pada Proyek Konstruksi di Indonesia. In Universitas Negeri Semarang. Universitas Negeri Semarang.

Okoye, P., Ezeokoli, O., Uchenna Okoye, P., Ugochukwu Ezeokonkwo, J., & Okechukwu Ezeokoli, F. (2016). Building Construction Workers’ Health and Safety Knowledge and Compliance on Site. Journal of Safety Engineering, 2016(1), 17–26. https://doi.org/10.5923/j.safety.20160501.03

Potu, J., Lengkong, V. P. K., & Trang, I. (2021). Pengaruh motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik terhadap kinerja karyawan pada PT. Air Manado. Urnal EMBA, 9(2), 387–394.

Prilia, R. R. (2014). PENGARUH PENGETAHUAN K3 DAN SIKAP TERHADAP KESADARAN BERPERILAKU K3 DI LAB. CNC DAN PLC SMK NEGERI 3 YOGYAKARTA. JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK MEKATRONIKA : E-Journal Universitas Negeri Yogyakarta, 4, 225–234. http://journal.student.uny.ac.id/

Putra, A. A., Pagehgiri, J., & Darma, I. G. S. (2019). Pengaruh Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Kinerja Pekerja Proyek Konstruksi Pada Pt. Jaya Kusuma Sarana. Fakultas Teknik UNR, 11(2), 49–64.

Ristia, E. (2017). Hubungan Persepsi tentang Risiko dan Alat Pelindung Diri serta Toleransi Risiko Pekerja dengan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri di Proyek Konstruksi Mass Rapid Transit Jakarta Tokyu Wika Joint Operation. In Universitas Negeri Syarif Hidayatullah. Universitas Negeri Syarif Hidayatullah.

Solekhah, S. A. (2015). Risk Based Behavioral Safety. E-Journal.Unair.Ac.Id, 243.

Vinodkumar, M. N., & Bhasi, M. (2010). Safety management practices and safety behaviour: Assessing the mediating role of safety knowledge and motivation. Accident Analysis and Prevention, 42(6), 2082–2093. https://doi.org/10.1016/j.aap.2010.06.021

Yuliana, H. T. (2019). Faktor Determinan Performa Pekerja Konstruksi Melalui Mediasi Motivasi. Journal of Business and Applied Management, 12(2), 169–201. www.propertikompas.com

Downloads

Published

2026-04-25

How to Cite

INTERAKSI PENGETAHUAN DAN MOTIVASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA  DALAM MENINGKATKAN KEPATUHAN PEKERJA KONSTRUKSI: STUDI KASUS PADA PROYEK PEMBANGUNAN GARDU INDUK. (2026). The Health Researcher’s Journal, 3(2), 27-31. https://doi.org/10.00000/n67vzd89