MENU
About the Journal
Jurnal Pengabdian Reog
| Frequency | : June and December | |
| ISSN | : Print xxxx-xxxx | Online xxxx-xxxx | |
| Address | : https://journal.forumsdgs.or.id/index.php/sci | |
| Editor-in-Chief | : Lukman Handoko | |
| Status Accredited | : Non Sinta | |
| Contact | : sugengpasca@gmail.com |+6281803173855 | |
| Publisher | : Forum Komunikasi SDGs |
Jurnal Pengabdian Reog adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh civitas akademika. Nama "Reog" pada judul jurnal ini merujuk pada kesenian tradisional Reog Ponorogo, sebuah seni pertunjukan rakyat yang berasal dari Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Indonesia. Kata Reog berasal dari bahasa Jawa, yang secara etimologis dikaitkan dengan kata "reyog" atau "riyeg", yang bermakna sesuatu yang penuh semangat, gagah, dan memiliki kekuatan. Dalam tradisi Jawa, Reog merupakan simbol keberanian, kepemimpinan, dan kearifan lokal yang mengakar kuat di tengah masyarakat.
Penggunaan kata "Reog" dalam nama jurnal ini bukan sekadar ornamen budaya, melainkan mengandung makna filosofis yang erat kaitannya dengan semangat pengabdian. Sebagaimana Reog yang hadir di tengah masyarakat sebagai ekspresi kolektif yang memperkuat ikatan sosial dan budaya, jurnal ini hadir sebagai media ilmiah yang mendorong keterlibatan aktif akademisi dalam pemberdayaan dan penguatan masyarakat. Dengan demikian, kata "Reog" mencerminkan nilai-nilai keberpihakan kepada masyarakat, semangat kolaborasi, dan komitmen terhadap pelestarian kearifan lokal — nilai-nilai yang sejalan dengan misi utama pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Jurnal Pengabdian Reog menerima naskah dalam bentuk artikel hasil pengabdian masyarakat yang mencakup berbagai bidang keilmuan, dengan mengutamakan dampak nyata terhadap kesejahteraan dan pemberdayaan komunitas lokal.
